Jelang Sepang: Rossi vs Lorenzo and Marquez vs Pedrosa…

Hi Bro…

Nah ini kenapa judulnya aneh yak? Sembalap team mate kok di-versus-in? Ngoahahaha… Yola dulur (minjem istilahnya bro kudo78deka, ngoahahaha), seri Sepang 2014 memang akan menarik untuk mengamati sepak terjang empat sembalap dari dua pabrikan nemesis tersebut. Lho, bukannya MM #93 udah jadi jurdun? Yup, tapi berhubung masih ada peluang untuk sesuatu yang lain, maka MM #93 pun akan menjadi salah satu pemeran sentral bersama dengan tiga sembalap alien yang lain.

#46 vs #99

#46 vs #99

Ok, kita mulai dari kubu Yamaha, seperti kita ketahui, pabrikan Yamaha memulai musim 2014 ini dengan amberegul n kepontal-pontal. Mulai dari awal musim sepertinya pabrikan ini tidak mampu untuk memberikan perlawanan yang sengit pada HRC. Terbukti MM #93 mampu memenangi 10 seri MotoGP secara berturut. Dengan statusnya yang sebagai factory team, maka pengembangan enjin di-freeze oleh penyelenggara dan membuat Yamaha harus berpikir xtra keras untuk menyamai laju Honda dimusim ini.

Pekerjaan Yamaha sepertinya membuahkan hasil pada paruh kedua musim 2014. Dimulai dengan perlawanan yang cukup sengit si Mbah #46 pada MM #93 di Mugello, kemudian hasil luar biasa di Misano, Aaragon, Motegi, dan terakhir Phillip Island. Yamaha seperti mendapat angin segar di paruh kedua musim ini.

Dari sisi sembalapnya, Rossi n Lorenzo juga tengah bersaing ketat di klasemen (juga dengan Pedrosa). Dua sembalap ini pernah punya sisi gelap dalam relationnya, sampai-sampai Yamaha harus membuatkan dinding pemisah di garage buat mereka berdua. Meski setelah Rossi kembali ke Yamaha dan mereka berdua menyatakan pertemanan tim mereka baik saja, tetapi yang namanya persaingan dengan team mate pasti masih ada. Hal ini mungkin bisa terlihat ketika Rossi menang di Phillip Island, Lorenzo sepertinya kecewa sangat berat karena Rossi berhasil menyamakan skor kemenangan musim ini menjadi 2-2 (Hohe di Aaragon n Motegi, Rossi di Misano n Phillip Island).

Tinggal dua seri tersisa, tentunya mereka berdua ingin membuktikan siapa yang lebih baik diantara mereka. Saat ini, Hohe sebagai sembalap no. 1 di Yamaha tengah digoyang kursinya oleh Rossi yang sepertinya tidak mau dianggap sebagai yang no, 2. Well, persaingan memang harus dipelihara…

#93 senggol #26

#93 senggol #26

Dari kubu Honda, MM #93 memang sudah mengunci gelar juara dunia musim ini. Namun, peluang untuk menyamai atau melewati rekor Mike Doohan masih terbuka di dua seri tersisa ini. MM #93 membutuhkan sekali kemenangan lagi untuk menyamai rekor 12 kemenangan dalam semusim milik Doohan. Bila di dua seri sisa MM #93 bisa menang, maka dia akan melewati rekor milik Doohan tersebut.

Nah, disinilah akan ada sedikit dilema. MM #93 berada diantara rekor dan menolong team mate nya di Repsol. Yup, saat ini DaPed #26 juga bersaing ketat dengan duo sembalap Yamaha untuk posisi runner-up sembalap. Finish 1-2 di akhir klasemen tentu akan menjadi kado yang indah untuk tim Repsol Honda. Meskipun tidak muncul isu team order dari HRC, namun tentunya semua peluang yang ada akan mereka pertimbangkan dengan baik…

Kita nantikan aja apa yang akan terjadi di Sepang dan Valencia bro.

So, bakalan seru gak nih? Pasti seru dong kalo MM #93 nyenggol lagi kabel sensor milik DaPed #26, ngoahahaha…

vs5

Ngoahahaha...

Ngoahahaha…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s