V Enjin Membutuhkan Part Yang Lebih Banyak Daripada Inline…

Hi Bro…

Saat ini sepertinya para fbh lagi berbunga-bunga hatinya. Hal ini tentu saja berkaitan dengan di-acc-nya model v-twin enjin oleh principle Jepang untuk dipasarkan ditanah air. Yup, setelah sekian lama mongtor 250 cc single silinder Honda berada pada posisi yang inferior terhadap kompetitor, kali ini mereka bisa menepuk dada karena akan segera memiliki gacoan 250 cc multi silinder, ngoahahaha…

Honda VTR 250

Honda VTR 250

Rumornya, basic enjin yang akan digunakan oleh AHM adalah enjin dari Honda VTR 250. Enjin dengan kapasitas 249 cc 90 derajat V ini (bila salah satu silinder diposisikan secara horizontal, maka konvigurasinya menjadi L, bukan V) memiliki ukuran bore x stroke 60 x 44 mm mampu mengeluarkan power sebesar 32 hp pada 10.500 rpm serta torsi sebesar 23,5 Nm pada 8.500 rpm. Bila dibandingkan dengan kompetitornya, yaitu R25 yang memiliki power 36 hp dan torsi 23,2 Nm, maka spesifikasi dari enjin VTR 250 sepertinya masih belum bisa dikatakan istimewa.

Kelebihan enjin konvigurasi V ini pada umumnya mampu menghasilkan torsi yang lebih besar daripada inline. Memiliki balance yang baik karena silinder ditempatkan pada posisi depan dan belakang sehingga body motor juga tidak terlalu lebar.

Namun demikian, karena konfigurasinya V maka dua silinder mesinnya ada di posisi yang terpisah. Hal ini tentu membuat enjin tersebut membutuhkan 2 silinder head, masing-masing dengan cam nya, kemudian membutuhkan 2 rantai cam, dan terkadang juga membutuhkan 2 buah throtle body, yang tentu saja pada akhirnya jumlah part nya akan menjadi lebih banyak dari enjin inline.

Ilustrasi

Ilustrasi

Ilustrasi lagi.

Ilustrasi lagi.

Sedangkan enjin dengan konfigurasi inline bisa menggunakan 1 head, dan rantai cam nya pun juga cuma satu. Hal ini tentu saja bisa menekan cost produksi dari enjin inline bila dibandingkan dengan konfigurasi V.

Ilustrasi inline two.

Ilustrasi inline two.

Selain itu, pada konfigurasi inline, maka jalur radiator (bila berpendingin cairan) dan pipa snalpot akan menjadi lebih simpel. Silahkan diperhatikan bagaimana lekukan pipa header snalpot pada enjin inline dengan enjin V. Snalpot mesin V pastinya lebih banyak memiliki lekukan daripada inline…

So, Honda segera punya 250 cc multi silinder? Tepuk dadamu keras-keras wahai fbh, ngoahahaha…

Iklan

8 responses to “V Enjin Membutuhkan Part Yang Lebih Banyak Daripada Inline…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s