Tiga Hari Tes Valencia Berakhir, Marquez Komplain Motor 2015…

Hi Bro…

Tiga hari tes di sirkuit Valencia berakhir sudah. Dari tiga hari tersebut mungkin cuma dua hari yang bisa memberikan gambaran kepada kita bagaimana persaingan dimusim mendatang. Hal ini disebakan pada hari kedua tes, beberapa sembalap papan atas memilih tidak turun ngaspal karena hujan yang cukup deras.

Dihari pertama, Lorenzo menjadi sembalap tercepat dengan catatan waktu 1 menit 30,975 detik. Sedangkan pada tes hari ketiga, giliran sembalap Honda menjadi yang tercepat yaitu Marquez dengan catatan waktu 1 menit 30,973 detik. Artinya catatan waktu MM #93 lebih baik 0,002 detik dari Hohe #99. Namun yang menjadi catatan adalah MM #93 menjadi yang tercepat dengan mongtor versi 2014.

MM #93 menyampaikan bahwa doi tidak begitu suka dengan karakter sasis bagian belakang mongtor RCV tahun 2015. Dan dengan jelas doi juga mengatakan bahwa mongtor versi 2014 lebih mudah untuk dikendarai. MM #93 juga memberikan masukan pada HRC bahwa saat ini bukanlah waktunya untuk mengambil sebuah resiko, sehingga dia menjadi kurang kompetitif dimusim mendatang. Dan ingin agar arah pengembangan mongtornya disesuaikan dengan karakter membalapnya.

MM #93.

MM #93.

Sedangkan dari kubu Yamaha, tampaknya kedua sembalapnya mendapatkan impresi yang positif selama tes tiga hari di Valencia. Rossi #46 secara umum menyatakan gembira dengan sasis baru mongtor M1 tahun 2015. Pada tes tiga ahri tersebut, Yamaha menguji coba mesin, sasis, serta lengan ayun baru. Selain itu, hal-hal baru juga dicoba oleh Rossi berkaikan dengan aturan bobot minimal mongtor untuk tahun depan (apakah regulasi baru???).

Secara khusus Rossi #46 memuji sasis barunya untuk 2015. Doi bilang sasis ini mengalami kemajuan pada titik masuk tikungan. Sedangkan enjinnya hanya sedikit mengalami perbaikan, sedangkan lengan ayunnya masih sedikit perlu perbaikan lagi.

Hal lain yang ditunggu dari Yamaha adalah sistem gerabox mereka. Kabarnya Yamaha sudah menyiapkan seamless gearbox baru yang nantinya akan setara dengan Honda. Saat ini Yamaha menggunakan seamless gearbox hanya pada shift up, dan belum pada shift down. Dengan seamless yang baru, diharapkan mereka akan dapat memperkecil gap dengan Honda.

Rossi #46.

Rossi #46.

So, tes Valencia??? Jebule MM #93 kurang terpuaskan bro, ngoahahaha…

Jelang Musim 2015, Tes Perdana, Sembalap Baru di Tim Yang Baru, Hohe Tercepat di Hari Pertama…

Hi Bro…

Setelah race Valencia berakhir, maka pada hari senin, tepat sehari setelah race, pabrikan menggelar tes perdana mereka untuk menyongsong musim 2015 yang akan datang. Tes selama tiga hari ini diikuti oleh hampir semua sembalap bersama tim barunya untuk 2015. Bahkan MM #93 yang aslinya dapat jatah libur sehari, akhirnya ikutan turun menemani adiknya, Alex, yang diberi hadiah oleh Honda menjajal mongtor RCV sebagai hadiah atas keberhasilannya menjuarai kelas Moto3.

Pada tes ini, sembalap yang berpindah tim juga telah melakukan tes perdana mereka. Cal Cruth dan Jack Miller bersama LCR Honda, Andrea Iannone bersama pabrikan Ducati, Stefan Bradl bersama Forward Yamaha, Maverick Vinales bersama Suzuki, Marco Melandri bersama Gressini Aprilia, dan lain-lain…

3 4 5Di hari pertama tes, Hohe berhasil menjadi sembalap tercepat dengan torehan waktu 1m 30,975 s. Disusul oleh Pol Espargaro, Badley Smith, dan Rossi di posisi dua sampai empat. Iannone dan Pedroda di posisi lima dan enam. Aleix Espargaro dengan Suzuki berada di posisi 14, sementara Bautista menjadi sembalap Aprilia tercepat di posisi 23. MM #93 sendiri berada di posisi 26 diatas adiknya Alex.

Berikut hasil tes hari pertama:
Hasil Tes MotoGP Valencia, Senin (10/11/2014):
Posisi – Pebalap – Tim – Waktu – Gap – Lap
1. Jorge Lorenzo Yamaha 1m30.975s 45
2. Pol Espargaro Tech 3 Yamaha 1m31.118s
+0.143s 49
3. Bradley Smith Tech 3 Yamaha 1m31.204s
+0.229s 59
4. Valentino Rossi Yamaha 1m31.250s +0.275s
42
5. Andrea Iannone Ducati 1m31.465s +0.490s 39
6. Dani Pedrosa Honda 1m31.602s +0.627s 33
7. Andrea Dovizioso Ducati 1m31.644s +0.669s
46
8. Cal Crutchlow LCR Honda 1m31.847s +0.872s
53
9. Michele Pirro Ducati 1m32.054s +1.079s 37
10. Yonny Hernandez Pramac Ducati 1m32.146s
+1.171s 34
11. Hector Barbera Avintia Ducati 1m32.190s
+1.215s 54
12. Stefan Bradl Forward Yamaha 1m32.209s
+1.234s 50
13. Danilo Petrucci Pramac Ducati 1m32.314s
+1.339s 56
14. Aleix Espargaro Suzuki 1m32.315s +1.340s
40
15. Scott Redding Marc VDS Honda 1m32.998s
+2.023s 36
16. Alex de Angelis Ioda Aprilia 1m33.132s
+2.157s 56
17. Maverick Vinales Suzuki 1m33.268s +2.293s
64
18. Karel Abraham Cardion Honda 1m33.446s
+2.471s 57
19. Mike di Meglio Avintia Ducati 1m33.594s
+2.619s 30
20. Loris Baz Forward Yamaha 1m33.834s
+2.859s 55
21. Eugene Laverty Aspar Honda 1m34.320s
+3.345s 45
22. Jack Miller LCR Honda 1m34.633s +3.658s
61
23. Alvaro Bautista Gresini Aprilia 1m34.919s
+3.944s 14
24. Alex Hofmann Gresini Aprilia 1m35.646s
+4.671s 26
25. Marco Melandri Gresini Aprilia 1m35.959s
+4.984s 9
26. Marc Marquez Honda 1m36.181s +5.206s 12
27. Alex Marquez Honda 1m36.658s +5.683s 12

Dan berikut adalah susunan sembalap MotoGP untuk musim 2015:

Repsol Honda (Factory class)
Marc Marquez – Spanyol (RC213V)
Dani Pedrosa – Spanyol (RC213V)

Movistar Yamaha (Factory class)
Valentino Rossi – Italia (YZR-M1)
Jorge Lorenzo – Spanyol (YZR-M1)

Ducati Team (Factory class)
Andrea Dovizioso – Italia (Desmosedici GP15)
Andrea Iannone – Italia (Desmosedici GP15)

Suzuki (Factory class)
Aleix Espargaro – Spanyol (GSX-RR)
Maverick Vinales* – Spanyol (GSX-RR)

Aprilia Gresini (Factory class)
Alvaro Bautista – Spanyol (ART)
Marco Melandri – Italia (ART)

Marc VDS Honda (Factory class)
Scott Redding – Inggris Raya (RC213V)

Monster Yamaha Tech 3 (Factory class)
Pol Espargaro – Spanyol (YZR-M1)
Bradley Smith – Inggris Raya (YZR-M1)

Pramac Ducati (Factory class)
Danilo Petrucci – Italia (Desmosedici GP14.2)
Yonny Hernandez – Kolombia (Desmosedici GP14.2)

LCR Honda (Factory/Open class)
Cal Crutchlow – Inggris Raya (RC213V)
Jack Miller* – Australia (RC213V-RS)

NGM Forward Racing Yamaha (Open class)
Stefan Bradl – Jerman (Forward Yamaha)
Loris Baz* – Prancis (Forward Yamaha)

Drive M7 Aspar Honda (Open class)
Nicky Hayden – Amerika Serikat (RC213V-RS)
Eugene Laverty* – Republik Irlandia (RC213V-RS)

Avintia Racing Ducati (Open class)
Hector Barbera – Spanyol (Desmosedici GP14/14.2?)
Mike di Meglio – Prancis (Desmosedici GP14/14.2?)

Cardion AB Motoracing (Open class)
Karel Abraham – Republik Ceko (RC213V-RS)

Iodaracing (Open class)
Alex de Angelis – San Marino (ART)

So, setelah ini libur dulu bro, mari makan… ngoahahaha…

2014 MotoGP Awards…

Hi Bro…

MotoGP musim 2014 telah berakhir, dan seperti biasanya, setelah gelaran seri terakhir di Valencia, diumumkanlah awards yang telah diraih sembalap maupun tim selama mereka mengikuti kompetisi ini. Even yang dihadiri oleh CEO Dorna serta Presiden FIM ini telah mengumumkan awards yang diterima para pembalap, diantaranya adalah:

2 mm

1. Penghargaan juara dunia kelas MotoGP 2014 berhasil diraih oleh Marc Marquez. Sedangkan untuk kelas Moto2 diraih oleh Tito Rabat, dan kelas Moto3 diraih oleh adik MM yaitu Alex Marquez.

2. Rookie of The Year dikelas MotoGP 2014 diraih oleh sembalap Tech 3 Yamaha Pol Espargaro. Sementara untuk kategori kelas open diraih oleh saudaranya yaitu Aleix Espargaro.

3. Rookie of The Year kelas Moto2 berhasil diraih oleh sembalap yang akan membela Suzuki tahun depan yaitu Maverick Vinales. Sementara dikelas Moto3 diraih oleh Enea Bastianini.

4. BMW M Award dan Tissot Pole of Poles untuk sembalap dengan prestasi terbaik di babak kualifikasi diraih oleh Marc Marquez dikelas MotoGP. Sedangkan dikelas Moto2 diraih oleh Tito Rabat, dan dikelas Moto3 oleh Jack Miller.

5. Juara Konstruktor dikelas MotoGP diraih oleh Honda, sedangkan dikelas Moto2 diraih oleh Kalex, dan dikelas Moto3 oleh KTM.

So, selamat buat para pemenang, dan semoga musim depan MotoGP masih disiarkan oleh stasiun TV dimari…

MotoGP Valencia 2014, What an Opposite Momment…

Hi Bro…

Usai sudah seri penutup MotoGP musim 2014 ini. Hasilnya telah sama-sama kita ketahui, dimana MM #93 memenangi balapan disusul si Mbah #46 dan DaPed #26. Balapan sendiri berlangsung dengan disertai beberapa drama yang menghasilkan hasil yang berbeda untuk setiap sembalapnya.

Valencia 2014.

Valencia 2014.

Cuaca yang berubah-ubah turut mewarnai hasil dari MotoGP Valencia 2014. Balapan dimulai dari kondisi lintasan masih kering, namun terlihat awan yang cukup tebal telah menggelantung diatas sirkuit Ricardo Tormo dan butir air terlihat menempel di kamera. Di pit lane, tiap mekanik telah menyiapkan motor kedua dengan setingan race basah. Ketika start dimulai, Rossi dan Iannone sama-sama melesat dengan baik. Pada lap-lap awal Iannone mampu leading didepan the doctor dengan dibuntuti oleh jagoah Honda. Sementara di beberapa lap awal terlihat Lorenzo cukup kesulitan bertarung dengan duo Ducati, Dovisiozo dan Crutchlow. Hal ini disinyalir Lorenzo merasa kurang pas dengan pemilihan ban nya pada kondisi lintasan yang gerimis ringan.

Setelah itu, ketika terlihat gerimis tidak berlanjut, Lorenzo mampu tampil dengan baik, duo Ducati berhasil disalipnya. Sementara di depan, Rossi n Marquez berhasil overtake Iannone. Disinyalir Iannone mampu bertahan didepan karena memakai ban belakang yang lebih lunak dari Rossi dan Marquez. Nah, beberapa lap kemudian drama pun terjadi. Gerimis kembali turun. Lebih deras daripada awal lomba, tapi belum membuat lintasan digenangi air. Dan perjudian pun dimulai…

Marquez dan Rossi yang ada di depan tetap melaju, dan mulai meninggalkan DaPed di posisi ketiga. Sedangkan Lorenzo terlihat memasuki pit untuk mengganti dengan motor basah berharap hujan akan turun dengan lebih deras. Namun ternyata hujan tak kunjung deras, dan tentu saja dengan setingan motor basah di lintasan yang tidak basah membuat Lorenzo tidak kompetitif… dan akhirnya game over… Lorenzo masuk pit dan tidak melanjutkan balapan.

Marquez, Rossi, n DaPed yang memilih tidak mengganti motor akhirnya finish pertama, kedua, dan ketiga. Dengan Marquez berhasil melewati rekor Doohan dengan kemenangannya yang ke 13. Rossi menjadi runner up kejuaraan, sementara Lorenzo yang meski gagal finish tetap menghuni posisi ketiga.

Well, nasib yang berbeda antara Marquez n Lorenzo, seperti menjadi kebalikan dari seri Aaragon yang lalu dimana Lorenzo berhasil juara ditengah cuaca yang tricky sedangkan Marquez dlosor dan finish posisi belasan. Memang musim ini sepertinya Lorenzo agak strugling dengan ban. Di beberapa balapan terlihat dia harus menggunakan ban yang lebih keras dari Rossi agar bisa bertahan sampai finish…

So, Hohe?? Gak ada lo gak rame bro… Lo jd idola fby sekaligus fbh disini, ngoahahaha…

Valencia, Seri Terakhir MotoGP 2014, Suzuki Wildcard…

Hi Bro…

Jelang seri terakhir musim 2014 balap MotoGP mungkin sudah tidak banyak hal yang menarik lagi. Diseri terakhir inilah biasanya akan secara resmi diumumkan award-award pencapaian para peserta MotoGP. Yang menarik mungkin tinngal perebutan posisi runner up oleh Rossi dan Lorenzo (karena satu pabrikan jadi kayak kurang greget), posisi konstruktor, serta comebacknya pabrikan Suzuki diseri ini meskipun sebagai wildcard.

1

RdP #14

RdP #14

Yup, posisi jurdun sudah diamankan oleh MM, dan sepertinya posisi runner up akan diamankan oleh VR. Setelah itu semua, masih ada satu hal lagi yang menarik untuk ditunggu di seri Valencia ini, yaitu comeback nya Suzuki diajang MotoGP. Musim ini Suzuki hanya akan tampil di satu seri, untuk kemudian di musim depan akan turun full selama semusim.

Comebacknya Suzuki cukup emosional, pembalap dan manajernya (dePuniet n Brivio) menyatakan bahwa kembali kedalam lingkungan balap stelah absem cukup membuat mereka terbawa emosi. De Puniet merasa siap untuk segera membalap meskipun selama setahun tidak pernah ikut serta pada balapan, tapi selama setahun itu de Puniet merasa tidak pernah jauh dari track karena ikut serta dalam pengembangan jagoan Suzuki tersebut.

Bagaimana kiprahya di seri penuntup ini? Sepertinya akan belum menjajikan bro. Davide Brivio akan mencoba untuk mendapatkan paket yang baik pada motor, pemilihan ban yang optimal, meningkatkan elektronik, serta mencoba mendapatkan lebih banyak grip.

Pada sesi latihan pertama De Puniet berada di posisi 16 dengan gap 2 detik dari posisi pertama. Sesi latihan kedua posisi De Puniet turun ke posisi 18 namun gapnya dengan posisi pertama berhasil dipangkas menjadi 1,3 detik. Sesi latihan ketiga, De Puniet kembali melorot di posisi 20 dengan gap 1,6 detik dari posisi pertama. Dan di kualifikasi race, De Puniet akan start dari posisi ke 20 dengan catatan waktu lebih lambat 1,7 detik dari VR #46 di pole position.

Pabrikan Suzuki sendiri akan menggunakan opsi pabrikan dengan kelonggaran seperti Ducati. Mereka boleh menggunakan software mereka sendiri plus opsi ban yang lebih lunak serta kapasitas bbm yang lebih banyak dari tim full pabrikan.

So, Suzuki kembali ke MotoGP??? Giliran fbs nih yang berbunga-bunga, ngoahahaha….

Pedrosa Out Dari Perburuan Runner-up MotoGP 2014

Hi Bro…

Well, entah mimpi apa DaPed #26 sebelum race di Sepang akhir pekan kemarin. Memulai balapan dari posisi front row, Little Spaniard malah gagal mendulang poin untuk bersaing di kejuaraan alias gagal maning son finis.

DaPed #26

DaPed #26

Lebih apesnya lagi, Pedrosa tidak cuma sekali crash di Sepang, tapi dua kali. Crash pertama terjadi di tikungan terakhir menjelang garis start-finish. Crash nya sendiri tidak terlalu parah, namun ketika itu sepertinya DaPed tidak ada semangat untuk melanjutkan lagi race. Tapi setelah mongtornya bisa dihidupkan lagi, doi masih sempat melanjutkan race.

Namun beberapa lap kemudian dia crash lagi, dan kali ini tidak bisa melanjutkan race. Dengan hasil ini maka DaPed #26 tidak mendapatkan poin di Sepang. Dengan finishnya si Mbah #46 dan Hohe #99 di posisi kedua dan ketiga, maka poin setelah race di Sepang adalah: Rossi (275 poin posisi kedua klasemen), Lorenzo (263 poin posisi ketiga klasemen), dan Pedrosa (230 poin posisi keempat klasemen).

Dengan satu race tersisa di valencia dan selisih 45 poin dengan posisi kedua, maka sudah tidak mungkin Pedrosa mengejar poin si Mbah karena poin maksimal yang bisa didapatkan adalah 25 poin. Dengan demikian posisi kedua klasemen akhir akan diperebutkan oleh duo Yamaha. Namun dengan jarak 12 poin antara Rossi dan Lorenzo, sepertinya The Doctor akan dapat mengamankan posisi dua klasemen akhir. Race Sepang sendiri dimenangkan oleh MM #93 dan berhasil menyamai rekor Doohan dengan 12 kemenangan dalam semusim.

So, Dani Pedrosa di Sepang 2014? Jebule apes tenanan mas bro, ngoahahaha….

ped

Jelang Sepang: Rossi vs Lorenzo and Marquez vs Pedrosa…

Hi Bro…

Nah ini kenapa judulnya aneh yak? Sembalap team mate kok di-versus-in? Ngoahahaha… Yola dulur (minjem istilahnya bro kudo78deka, ngoahahaha), seri Sepang 2014 memang akan menarik untuk mengamati sepak terjang empat sembalap dari dua pabrikan nemesis tersebut. Lho, bukannya MM #93 udah jadi jurdun? Yup, tapi berhubung masih ada peluang untuk sesuatu yang lain, maka MM #93 pun akan menjadi salah satu pemeran sentral bersama dengan tiga sembalap alien yang lain.

#46 vs #99

#46 vs #99

Ok, kita mulai dari kubu Yamaha, seperti kita ketahui, pabrikan Yamaha memulai musim 2014 ini dengan amberegul n kepontal-pontal. Mulai dari awal musim sepertinya pabrikan ini tidak mampu untuk memberikan perlawanan yang sengit pada HRC. Terbukti MM #93 mampu memenangi 10 seri MotoGP secara berturut. Dengan statusnya yang sebagai factory team, maka pengembangan enjin di-freeze oleh penyelenggara dan membuat Yamaha harus berpikir xtra keras untuk menyamai laju Honda dimusim ini.

Pekerjaan Yamaha sepertinya membuahkan hasil pada paruh kedua musim 2014. Dimulai dengan perlawanan yang cukup sengit si Mbah #46 pada MM #93 di Mugello, kemudian hasil luar biasa di Misano, Aaragon, Motegi, dan terakhir Phillip Island. Yamaha seperti mendapat angin segar di paruh kedua musim ini.

Dari sisi sembalapnya, Rossi n Lorenzo juga tengah bersaing ketat di klasemen (juga dengan Pedrosa). Dua sembalap ini pernah punya sisi gelap dalam relationnya, sampai-sampai Yamaha harus membuatkan dinding pemisah di garage buat mereka berdua. Meski setelah Rossi kembali ke Yamaha dan mereka berdua menyatakan pertemanan tim mereka baik saja, tetapi yang namanya persaingan dengan team mate pasti masih ada. Hal ini mungkin bisa terlihat ketika Rossi menang di Phillip Island, Lorenzo sepertinya kecewa sangat berat karena Rossi berhasil menyamakan skor kemenangan musim ini menjadi 2-2 (Hohe di Aaragon n Motegi, Rossi di Misano n Phillip Island).

Tinggal dua seri tersisa, tentunya mereka berdua ingin membuktikan siapa yang lebih baik diantara mereka. Saat ini, Hohe sebagai sembalap no. 1 di Yamaha tengah digoyang kursinya oleh Rossi yang sepertinya tidak mau dianggap sebagai yang no, 2. Well, persaingan memang harus dipelihara…

#93 senggol #26

#93 senggol #26

Dari kubu Honda, MM #93 memang sudah mengunci gelar juara dunia musim ini. Namun, peluang untuk menyamai atau melewati rekor Mike Doohan masih terbuka di dua seri tersisa ini. MM #93 membutuhkan sekali kemenangan lagi untuk menyamai rekor 12 kemenangan dalam semusim milik Doohan. Bila di dua seri sisa MM #93 bisa menang, maka dia akan melewati rekor milik Doohan tersebut.

Nah, disinilah akan ada sedikit dilema. MM #93 berada diantara rekor dan menolong team mate nya di Repsol. Yup, saat ini DaPed #26 juga bersaing ketat dengan duo sembalap Yamaha untuk posisi runner-up sembalap. Finish 1-2 di akhir klasemen tentu akan menjadi kado yang indah untuk tim Repsol Honda. Meskipun tidak muncul isu team order dari HRC, namun tentunya semua peluang yang ada akan mereka pertimbangkan dengan baik…

Kita nantikan aja apa yang akan terjadi di Sepang dan Valencia bro.

So, bakalan seru gak nih? Pasti seru dong kalo MM #93 nyenggol lagi kabel sensor milik DaPed #26, ngoahahaha…

vs5

Ngoahahaha...

Ngoahahaha…